Mon. Mar 1st, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

20 Ribu Warga ‘Dikarantina’ saat Corona di China Menggila

2 min read

Beijing –

20 lebih ribu warga China di sedikitnya 12 desa, dipindahkan ke area karantina baru demi mencegah virus Corona (COVID-19) yang masih merajalela. Pemindahan ini dilakukan lantaran kasus Corona kembali meningkat di China.

Seperti dilansir CNN, Jumat (15/1/2021), media nasional China, CGTN, yang mengutip pejabat Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), Tong Zhaohui, melaporkan bahwa area karantina baru itu dimaksudkan untuk menghindari penularan Corona yang muncul akibat kontak antara warga dengan virus dan warga tanpa virus.

 

Lebih dari 20 ribu warga yang direlokasi itu berasal dari 12 desa yang ada di distrik Gaocheng, kota Shijiazhuang. Provinsi Hebei, yang menjadi lokasi kota Shijiazhuang, diketahui menjadi pusat wabah terbaru Corona di China dalam beberapa waktu terakhir.

Pada Rabu (13/1) waktu setempat, NHC melaporkan 138 kasus baru Corona di wilayah China daratan. Dari angka tersebut, sebanyak 14 kasus merupakan kasus impor atau penularannya terjadi di luar negeri dan 124 kasus lainnya merupakan penularan lokal atau penularannya terjadi di tengah masyarakat.

Sebanyak 81 kasus penularan lokal di antaranya terdeteksi di Provinsi Hebei.

Pada hari yang sama, otoritas China melaporkan satu kematian akibat Corona di wilayahnya, yang merupakan kematian pertama di negara itu dalam 242 hari terakhir. Satu kematian akibat Corona itu terjadi di Provinsi Hebei.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Hebei, Xu Jianpei, mengumumkan bahwa putaran kedua tes Corona massal akan segera digelar di kota Shijiazhuang, Xingtai dan Langfang. Putaran pertama tes Corona massal di provinsi tersebut yang dilakukan terhadap 17 juta orang telah berakhir pada Minggu (10/1) waktu setempat.

Langkah lainnya, menurut CGTN, juga dilakukan otoritas setempat dengan membangun sebuah pusat medis tersentralisasi di kota Shijiazhuang. Pusat medis itu dibangun di atas lahan seluas 33 hektare dan akan memiliki 3 ribu bangsal darurat.

Baca juga !