Wed. Jan 20th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Bukan Mane atau Mahrez, Bennacer Jadi Pemain Terbaik Piala Afrika 2019

2 min read

KAIRO – Timnas Aljazair berhasil keluar sebagai juara Piala Afrika 2019 usai menaklukkan Senegal di partai puncak dengan skor tipis 1-0. Tidak hanya itu, gelandang andalan Aljazair, Ismael Bennacer, juga terpilih sebagai Pemain Terbaik Piala Afrika 2019.

Nama Bennacer sendiri mungkin masih asing di telinga masyarakat. Maklum saja, pasalnya Bennacer adalah seorang pemain muda yang saat ini usianya masih 21 tahun. Selain itu, Bennacer juga tidak bermain untuk klub besar, yang mana ia mengabdi pada klub kecil Italia, Empoli.

 

Ismael Bennacer menjadi pemain terbaik Piala Afrika 2019

Kendati demikian, jika bicara soal kontribusinya di sepanjang Piala Afrika 2019, tentunya tak bisa dipandang sebelah mata. Berposisi sebagai gelandang, Bennacer merupakan pemain yang serba bisa. Ia tidak hanya sering maju menggalang serangan dan mengkreasikan peluang, namun juga piawai dalam bertahan.

Performa apik Bennacer di turnamen ini sejatinya telah ia tunjukkan di fase grup. Tak ayal, ia pun diganjar sebagai penghargaan sebagai Pemain Terbaik Fase Grup Piala Afrika 2019. Sedangkan di fase gugur, Bennacer beberapa kali juga menampilkan kontribusi yang krusial.

Di babak semifinal melawan Nigeria, Bennacer membuat Aljazair mendapat hadiah tendangan bebas di pengujung laga, yang kemudian dikonversi menjadi gol kemenangan oleh Riyad Mahrez. Sedangkang di partai final kontra Senegal, Bennacer memberikan umpan kepada Baghdad Bounedjah yang selanjutnya menjadi gol kemenangan juga.

Ismael Bennacer akan menjadi pemain AC Milan

AC Milan bisa dibilang menjadi pihak yang paling beruntung. Pasalnya, setelah gelaran ini Bennacer akan langsung menuju Milano untuk melakukan tes medis di sana. Perlu diketahui, saat turnamen masih berlangsung, Milan telah membuat kesepakatan dengan Empoli untuk transfer Bennacer. Luar biasanya, Milan mendapatkan jasa Bennacer hanya dengan harga 16 juta euro. Karena, saat Milan membuat kesepakatan, nama Bennacer belum melambung seperti sekarang.