Mon. Mar 1st, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Survei Indikator: Sekitar 40 Persen Gen Z Tak Bersedia Divaksin

1 min read

Jakarta –

Lewat hasil survei Indikator Politik, generasi Z atau anak-anak muda kelahiran 1996-2015 terpantau banyak yang emoh divaksinasi COVID-19. Kenapa ya?

Generasi yang ‘dibesarkan langsung’ oleh teknologi ini ternyata punya persentase yang cukup besar dalam hal ketidakmauan untuk divaksinasi. Persentase gen Z yang tidak bersedia divaksinasi memang tidak sampai melampaui persentase gen Z yang bersedia. Namun angka gen Z yang tidak mau divaksinasi cenderung lebih besar ketimbang generasi di atasnya, termasuk generasi milenial yang menjadi kakaknya.


Survei Indikator Politik
 dilakukan pada 1-3 Februari. Hasil survei bertajuk ‘Siapa Enggan Divaksin?’ dipresentasikan oleh Direktur Eksekutif Burhanuddin Muhtadi pada Minggu (21/2) kemarin.

Berikut ini hasil survei yang memuat data soal generasi Z, yakni generasi berumur kurang dari 21 tahun dan berumur 22-25 tahun:

1. Kesediaan divaksin

< 21 tahun
Bersedia: 54,5%
Tidak bersedia: 45,5%
Tidak tahu/tidak menjawab: 0%

22-25 tahun
Bersedia: 45,1%
Tidak bersedia: 43,9%
Tidak tahu/tidak menjawab: 10,9

26-40 tahun
Bersedia: 55,9%
Tidak bersedia: 40,4%
Tidak tahu/tidak menjawab: 3,8%

41-55 tahun
Bersedia: 53,6%
Tidak bersedia: 42,6%
Tidak tahu/tidak menjawab: 3,7%

> 55 tahun
Bersedia: 61,0%
Tidak bersedia: 34,1%
Tidak tahu/tidak menjawab: 4,9%

< 21 tahun2. Bersedia membayar vaksin? (Pertanyaan khusus untuk yang bersedia divaksin)

Bersedia: 23,7%
Tidak bersedia: 63,4%
Tidak tahu/tidak menjawab: 12,9%

22-25 tahun
Bersedia: 25,1%
Tidak bersedia: 74,9%
Tidak tahu/tidak menjawab: 0%

26-40 tahun
Bersedia: 23,7%
Tidak bersedia: 68,7%
Tidak tahu/tidak menjawab: 7,6%

41-55 tahun
Bersedia: 21%
Tidak bersedia: 75,2%
Tidak tahu/tidak menjawab: 3,8%

> 55 tahun
Bersedia: 26,6%
Tidak bersedia: 67,9%
Tidak tahu/tidak menjawab: 5,4%

Baca juga !