Sat. May 8th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Ada Dugaan Pencucian Uang, Harga Bitcoin Turun ke Rp 861 Juta

1 min read

Jakarta –

Harga bitcoin sempat mengalami kenaikan yang signifikan pada pekan lalu. Namun merosot hingga 14% dari US$ 59.000 atau sekitar Rp 861,4 juta (kurs Rp 14.600) menjadi US$ 50.000 per keping atau Rp 730 juta.

Tak hanya bitcoin, mata uang kripto yang tenar lainnya seperti ethereum dan dogecoin juga mengalami penurunan.

Dikutip dari CNN, Senin (19/4/2021), disebutkan nilai bitcoin memang meroket gila-gilaan selama tahun ini. Namun penurunan harga yang drastis ini diduga karena rumor jika Departemen Keuangan AS berencana untuk menindak kasus pencucian uang menggunakan cryptocurrency.

Cepatnya perubahan harga bitcoin dalam waktu satu malam ini merupakan indikator jika pasar kripto memang sangat fluktuatif.

Riuhnya pasar uang kripto ini puncaknya adalah ketika platform Coinbase melakukan go public dengan nilai US$ 86 miliar. Lalu diikuti oleh kenaikan harga Dogecoin hingga 500%, padahal tahun 2013 Dogecoin merupakan aset yang menjadi bulan-bulanan dan tak pernah dipandang oleh investor.

Para pendukung uang kripto ini yakin jika bitcoin, ethereum dan koin digital lainna mampu merevolusi dunia keuangan. Apalagi didukung dengan Coinbase yang sudah melantai di bursa saham Wall Street.

Selanjutnya Goldman Sachs juga dilaporkan akan menjajaki penawaran kepada klien wealth management mereka untuk berinvestasi di mata uang digital seperti bitcoin atau yang lainnya. Senada dengan Goldman, Morgan Stanley juga akan menawarkan bitcoin ke nasabah-nasabah kaya mereka.Kemudian perusahaan seperti Tesla, Mastercard, PayPal, dan Visa yang sudah mulai melakukan proses pembayaran menggunakan bitcoin membuat mata uang digital ini makin tenar.