Sat. Jun 19th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Biden Bedakan Upaya AS Vaksinasi Dunia dengan China dan Rusia

2 min read

 

Presiden Amerika Serikat Joe Biden berusaha membedakan upaya yang dilakukan negaranya dalam berbagi vaksin Covid-19 dari rencana distribusi vaksin China dan Rusia.

“AS menyediakan setengah miliar dosis ini tanpa pamrih. Izinkan saya mengatakannya lagi: Tanpa pamrih,” ujar Biden dikutip CNN, Kamis (10/6).

Biden menyamakan pemberian 500 juta dosis vaksin Pfizer untuk dunia sebagai komitmen yang mirip dengan partisipasi AS dalam Perang Dunia II. Dia mengatakan nilai-nilai AS mengharuskannya membantu vaksinasi dunia.

 

“Pada saat-saat sulit, orang Amerika mengulurkan tangan untuk membantu. Itulah kami,” kata Biden.

Dia menyatakan AS akan menjadi gudang vaksin dalam perjuangan melawan Covid-19. Menurutnya, hal itu sama seperti ketika AS menjadi gudang senjata demokrasi selama Perang Dunia II, merujuk pada tank dan pesawat yang dibangun dekat pabrik Pfizer di Michigan selama perang.

“Sekarang, generasi baru pria dan wanita Amerika… sedang melakukan teknologi terbaru hari ini untuk membangun gudang senjata baru,” katanya.

Saat berbicara di Inggris, yang menjadi sekutu lama termasuk selama Perang Dunia II, Biden mengatakan pihaknya tidak cukup hanya memberantas Covid-19 di dalam perbatasan AS.

“Selama virus ini mengamuk di tempat lain, ada risiko mutasi baru yang dapat mengancam orang-orang kita. Kita tahu bahwa Covid-19 yang mengamuk di negara lain menahan pertumbuhan global, meningkatkan ketidakstabilan, dan melemahkan pemerintah,” kata Biden.”Pada saat ini, nilai-nilai kami meminta kami untuk melakukan segala yang kami bisa untuk memvaksinasi dunia terhadap Covid-19. Itu juga untuk kepentingan Amerika sendiri,” kata Biden di Cornwall, di mana para pemimpin G7 berkumpul akhir pekan ini untuk pertemuan pertama yang digelar secara langsung sejak awal pandemi.

Menanggapi pernyataan Biden, CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan adalah tugas negara-negara G7 untuk memikul tanggung jawab untuk melakukan vaksinasi orang di semua negara.

“Sekali lagi, Amerika Serikat telah menjawab panggilan itu, dan kami berterima kasih kepada Anda dan pemerintahan Anda atas kepemimpinan Anda di bidang ini,” kata Bourla.

Menurut sumber-sumber itu, donasi tersebut akan terbagi menjadi dua tahap. Pertama, AS akan mendistribusikan 200 juta dosis tahun ini.Amerika Serikat dilaporkan akan mendonasikan 500 juta dosis vaksin Covid-19 produksi Pfizer/BioNtech untuk lebih dari 100 negara di dunia.
Tiga sumber mengatakan kepada Reuters bahwa donasi ini akan disalurkan melalui program vaksin Covid-19 di bawah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Covax.

Setelah itu, AS akan mendonasikan 300 juta dosis vaksin Pfizer ke-92 negara berpendapatan rendah dan Uni Afrika pada paruh awal 2022.

Baca juga !