Tue. Sep 21st, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Klaim China Bila Vaksinnya Masih Mujarab Lawan Varian Delta

2 min read

Beijing 

Jutaan warga China diimbau tetap berada di rumah saat pemerintah berupaya mengendalikan wabah baru yang dipicu virus Corona (COVID-19) varian Delta. China pun mengklaim vaksinnya mujarab melawan varian Delta.

Seperti dilaporkan China Daily dan dilansir kantor berita Xinhua, Senin (2/8/2021), para peneliti menyampaikan pada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China. Salah satu peneliti CDC China, Feng Zijian menyebut varian Delta diperkirakan hampir dua kali lipat lebih menular dibandingkan varian original, dan menyebar lebih cepat serta lebih mungkin menyebabkan gejala parah pada pasien Corona.

“Temuan yang tersedia menunjukkan bahwa varian Delta mungkin mengurangi perlindungan pada vaksin COVID-19, tapi suntikan saat ini masih masih bisa memiliki efek pencegahan dan perlindungan yang baik melawan varian tersebut,” sebut Feng.

“Tidak ada vaksin yang bisa memberikan perlindungan 100 persen terhadap infeksi virus. Namun secara keseluruhan, berbagai varian COVID-19 bisa dikendalikan dengan vaksin-vaksin yang sudah ada,” sebut Shao dalam pernyataannya.

Dia menambahkan penelitian berdasarkan bukti juga menunjukkan vaksin-vaksin domestik China bisa secara efektif mengurangi angka rawat inap di rumah sakit. Termasuk menurunkan jumlah kasus parah dan angka kematian akibat Corona.

Jutaan Warga Dilockdown

Seperti dilansir AFP, otoritas China melaporkan 55 kasus penularan lokal terbaru dalam 24 jam terakhir. Disebutkan wabah varian Delta semakin meluas hingga ke lebih dari 20 kota dan belasan provinsi di wilayahnya.

Pemerintah lokal di berbagai kota besar termasuk ibu kota Beijing tengah melakukan tes Corona massal terhadap jutaan warga. Pemerintah juga melakukan penutupan sejumlah kompleks permukiman dan menempatkan orang-orang yang menjadi kontak dekat pasien Corona dalam karantina.

Otoritas kota Zhuzhou juga tengah melakukan tes dan vaksinasi Corona massal terhadap seluruh warganya.Kota Zhuzhou di Provinsi Hunan memerintahkan lebih dari 1,2 juta warganya tetap berada di rumah. Lockdown ketat diberlakukan untuk tiga hari ke depan.

Baca juga !