Mon. Jun 21st, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Kritik Publik Bikin Duterte Minta Vaksin China Sinopharm Ditarik

2 min read

Manila –

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte berencana mengembalikan vaksin Corona China buatan Sinopharm. Rencana tersebut terjadi usai publik mengkritik keras Duterte karena melakukan vaksinasi menggunakan vaksin Sinopharm meski meskipun belum mendapat izin penggunaan darurat oleh regulator Filipina.

Duterte sendiri disuntik pada Senin (3/5) waktu setempat. Menteri Kesehatan Filipina, Francisco Duque lah yang menyuntikkan vaksin Sinopharm ke Duterte.

Selain Duterte, pengawal presiden juga disuntik vaksin Sinopharm. Penyuntikan dilakukan secara rahasia.

Dalam pidato pada Rabu (5/5) malam waktu setempat, Duterte menanggapi kritikan yang muncul dengan meminta maaf. Ia menegaskan bahwa penggunaan vaksin Sinopharm itu direkomendasikan oleh dokternya.

Momen saat Duterte disuntik vaksin Sinopharm (Screenshot from Sen. Bong Go's Facebook livestream)Momen saat Duterte disuntik vaksin Sinopharm (Screenshot from Sen. Bong Go’s Facebook livestream) Foto: Screenshot from Sen. Bong Go’s Facebook livestream

Duterte juga menegaskan bahwa penggunaan vaksin Sinopharm oleh dirinya dan pengawalnya tidak melanggar aturan apapun karena vaksin itu telah mendapatkan izin ‘penggunaan simpatik’ dari regulator.

Laporan media lokal, Manila Bulletin, menegaskan bahwa meskipun vaksin Sinopharm belum mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Regulasi Makanan dan Obat-obatan Filipina (FDA), badan tersebut telah merilis izin penggunaan simpatik demi Kelompok Pengamanan Presiden (PSG).

Duterte telah meminta kepada Duta Besar China di Manila, Huang Xilian, untuk menarik 1.000 dosis vaksin Sinopharm. Padahal, ribuan dosis itu baru saja disumbangkan China untuk Filipina.

“Saya menuturkan kepada Duta Besar bahwa mereka (pengkritik-red) mengkritiknya karena Sinopharm tidak melalui pemeriksaan. Saya memberitahunya untuk menariknya. Anda menarik seluruh vaksin Sinopharm, 1.000 dosis,” ucap Duterte mengutip percakapannya dengan Dubes China.

Vaksin Covid: Apa perbedaan vaksin China, Sinovac dan Sinopharm serta merek-merek lain?Vaksin Covid: Apa perbedaan vaksin China, Sinovac dan Sinopharm serta merek-merek lain? (Foto: BBC World)

Duterte juga menekankan bahwa para pejabat tinggi China telah disuntik dengan vaksin Sinopharm dan vaksin ini digunakan di Brasil juga Indonesia. Namun, lanjut Duterte, jika memang menjadi masalah, dirinya memilih untuk tidak mendistribusikan vaksin Sinopharm, terutama 1.000 dosis yang disumbangkan China.

“Tapi jika ada kritikan, kita lebih baik menariknya dan hanya menunggu Sinovac dan yang lainnya. Lagipula, itu hanya 1.000 dosis vaksin. Itu tidak akan mengurangi pasokan,” tandasnya.

Diketahui bahwa Sinopharm menghadapi banyak pertanyaan kritis soal potensi celah saat uji klinis fase 3, dengan vaksin ini dikirimkan ke luar negeri bahkan sebelum menyelesaikan uji klinis tahap akhir. Vaksin yang dikembangkan oleh Institut Produk Biologis Beijing di bawah Grup Biotec Nasional China (CNBG) milik negara ini, diklaim efektif 79,34 persen melawan vaksin Corona.

Baca juga !