Mon. Jun 21st, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Ladies Wajib Tahu! Vagina Bukan untuk Dibikin Wangi, Pakai Sabun Ada Aturannya

1 min read

Jakarta –

Media sosial sedang dibikin geger oleh 3 bocah Tiktok yang bilang, percuma wanita merawat wajah kalau ‘bagian bawah’ bau sampah. Memangnya, boleh ya bagian vagina dibuat wangi, misalnya dengan sabun khusus vagina?

Dokter spesialis kulit dan kelamin Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK(K), FINSDV, FAADV, dari DNI Skin Centre menjelaskan, sabun pencuci vagina sebenarnya tidak baik digunakan untuk mewangikan area vagina.

“Pemakaian sabun pembersih vagina tidak dianjurkan karena justru dapat mengganggu keseimbangan pH dan bakteri baik di vagina. Serta berisiko menimbulkan iritasi pada area vagina,” terangnya pada detikcom, Kamis (6/5/2021).

Menurutnya, bau pada vagina adalah normal selama tidak dibarengi gejala keputihan yang tidak sehat. Misalnya bau menyengat dan amis, bisa menandakan adanya infeksi jamur, bakteri, atau parasit.


Memang, sabun pencuci vagina ini mudah ditemukan di toko-toko. Harganya pun relatif murah, berkisar 20-30 ribu rupiah per botol.
Jika tidak baik digunakan, kenapa mudah dibeli dengan harga murah?

Jika merasa amat memerlukan, sabun pencuci vagina boleh digunakan. Dengan syarat, tidak terlalu sering sampai mengganggu keseimbangan pH di area vagina.

“Istilah penggunaannya memang masih kontroversi. Ada 2 sisi, jadi penggunaannya selama nggak terlalu sering dan nggak sampai mengubah pH atau keasaman vagina yang bisa membunuh flora normal, itu masih nggak apa,” jelas dr Darma.

Ia mengingatkan, vagina bisa dibersihkan 1-2 kali sehari tanpa menggunakan sabun dan tidak perlu terlalu sering agar tidak malah iritasi.

Gunakan air bersih dan bilas dengan arah depan ke belakang. Setelah itu, keringkan dengan handuk lembut dan bersih.