Sun. Jun 20th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Mardani Ali Sera ke Jokowi: KPK Jangan Dimanfaatkan Untuk Tekan Lawan Politik

2 min read

 Anggota DPR RI Mardani Ali Sera mengomentari pernyataan Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah yang mengaitkan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan kontestasi politik 2024.

Mardani Ali Sera mengatakan, semua analisa itu punya kemungkinan besar sehingga dia mengingatkan Presiden Jokowi untuk ambil sikap agar KPK tidak dimanfaatkan sebagai alat penekan kompetitor politik.

Pernyataan itu disampaikan Mardani Ali Sera melalui akun Twitter miliknya, @MardaniAliSera, Selasa (8/6/2021).

Bukan tanpa alasan, Mardani menyebut analisa tersebut kemungkinan benar karena menurutnya arah tersebut sudah jelas.

“Semua analisa punya kemungkinan benar. Besar kemungkinannya arahnya jelas,” tulisnya seperti dikutip Suara.com.

Apabila hal itu benar, Mardani menyebut kontestasi Pemilu bisa menjadi tidak fair sehingga menuurtnya jangan sampai KPK dimanfaatkan untuk bermain politik.

Mardani Ali Sera mengatakan, Jokowi perlu untuk berkomitmen mengagendakan pemberantasan korupsi di era sekarang ini.

“Jangan sampai KPK dimanfaatkan untuk menekan kompetitor politik. Mesti ada political will Pak Jokowi untuk menegakkan agenda pemberantasan korupsi saat ini,” tukas Mardani.

Mardani Ali Sera ingatkan Jokowi soal KPK (Twitter).
Mardani Ali Sera ingatkan Jokowi soal KPK (Twitter).

Lebih lanjut, Mardani berharap pemerintah mendengar suara keresahan dari masyarakat sipil yang tidak ingin KPK dihancurkan.

“Dengarkan berbagai suara dan masukan masyarakat sipil. Kita tidak ingin agenda reformasi hancur begitu saja,” kata Mardani Ali Sera.

“Mari terus kita kawal karena pemberantasan korupsi merupakan harapan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Febri Diansyah mengaitkan TWK pegawai KPK dengan kontestasi politik 2024. Dia menyebut KPK bisa berisiko dijadikan alat bertempur di 2024.

Hal itu disampaikan Febri saat menjadi narasumber diskusi “Teka Teki Pemberantasan Korupsi” yang disiarkan kanal YouTube Gusdurian TV.

Febri menyinggung kekhawatiran dan keresahannya apabila KPK kelak tidak independen karena dikuasai oleh kekuatan politik tertentu.

Dia mengaku tidak bisa dibayangkan apabila KPK dikuasai pihak tertentu dan digunakan untuk menghajar lawan politiknya.

Baca juga !