Sat. Sep 18th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Nasi Kucing Sudah Dikenal Tahun 1950 dan Jadi Menu Ikonik Angkringan

2 min read

Jakarta –

Nasi kucing identik dengan angkringan. Menu yang selalu ada di angkringan ini nasinya hanya 3 sendok makan plus secuil bandeng dan sejumput sambal.

Angkringan khas Yogyakata selalu menyajikan nasi kucing atau sego kucing. Karena nasi bungkus mungil ini selalu diburu pelanggan angkringan. Sebenarnya, apa sih nasi kucing itu?

Walaupun terdapat unsur ‘kucing’ pada namanya, namun menu nasi ini diperuntukkan untuk manusia. Menu ini disebut sebagai nasi kucing karena porsinya yang kecil. Nasi kucing juga biasa ditawarkan dengan harga murah, mulai dari Rp 2.000 per bungkusnya.

1. Sejarah Nasi Kucing

Fakta Menarik Nasi Kucing yang Menjadi Sajian Khas AngkringanFakta Menarik Nasi Kucing yang Menjadi Sajian Khas Angkringan Foto: Getty Images/iStockphoto

Menurut sejarah, angkringan sudah ada sejak tahun 1950, yang pada masa itu dibawa oleh Mbah Pairo dari Klaten ke Yogyakarta. Saat itu Mbah Pairo berjualan di emplasemen Stasiun Tuju Jogja, seperti dikutip dari Good News From Indonesia (29/7).

Berawal dari angkringan yang dibawa Mbah Pairo itulah nasi kucing mulai dikenal. Mbah Pairo juga menawarkan menu nasi kucing itu pada angkringannya. Pada akhirnya nasi kucing menjadi menu khas yang dihadirkan oleh angkringan hingga saat ini.

2. Asal-usul Nama Nasi Kucing

Fakta Menarik Nasi Kucing yang Menjadi Sajian Khas AngkringanFakta Menarik Nasi Kucing yang Menjadi Sajian Khas Angkringan Foto: Getty Images/iStockphoto

Zaman dahulu nasi kucing seringkali dikaitkan dengan makanan orang miskin. Karena porsinya yang kecil dan harganya sangatlah murah. Walaupun sudah ditawarkan oleh Mbah Pairo di angkringan sejak tahun 1950, namun istilah nasi kucing sendiri baru muncul pada tahun 1980-an.

Disebutkan oleh Heri Priyatmoko seorang sejarawan Solo bahwa saat itu, “manusia penjaja sudah menerima makanan seperti kucing dengan bandeng sedikit, cukup secuil dan sambel”. Manusia pembeli sudah merasa nikmat dan cukup dengan menyantap hidangan khas ala kucing”, seperti dikutip dari GNFI (29/7).

3. Lauk Nasi Kucing

Fakta Menarik Nasi Kucing yang Menjadi Sajian Khas AngkringanFakta Menarik Nasi Kucing yang Menjadi Sajian Khas Angkringan Foto: Getty Images/iStockphoto

Nasi kucing dibungkus dengan ukuran kecil. Ada yang menggunakan lembaran daun pisang atau kertas nasi yang dilapisi dengan lembaran koran. Nasi kemudian disajikan di atasnya, setelah itu diberikan tatakan kecil lembaran daun pisang untuk menaruh lauknya.

Zaman dulu, nasi kucing hanya berupa 3 sendok makan nasi putih dengan lauk secuil kecil ikan bandeng dan sejumput sambal. Kini lauknya lebih bervariasi. Ada yang menggunakan ikan teri dan sambal, tempe orek, ayam suwir, hingga sambal goreng hati.

4. Harganya Murah Meriah

Fakta Menarik Nasi Kucing yang Menjadi Sajian Khas AngkringanFakta Menarik Nasi Kucing yang Menjadi Sajian Khas Angkringan Foto: Getty Images/iStockphoto

Nasi kucing dengan harga yang murah meriah sudah ditawarkan sejak zaman dulu. Menu ini juga sempat menjadi primadona mahasiswa di era reformasi. Karena pada masa itu harga bahan pokok mengalami kenaikan, dan makanan yang paling ekonomis adalah nasi kucing.

Harga nasi kucing dulunya dibanderol harga Rp 1.000-an. Namun, kini sudah mengalami kenaikan, ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 2.000-an saja. Terkadang harga yang ditawarkan tergantung lauk pelengkapnya.

Karena porsinya yang kecil, nasi kucing memang paling nikmat disantap bersama makanan khas angkringan lain. Seperti baceman, gorengan, atau aneka sate. Tiap pembeli rata-rata menghabiskan 3 nasi kucing, belum ditambah lauk lainnya.

Baca juga !