Sat. Jun 19th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Wagub Minta Warga Tetap di Jakarta: Urungkan Niat Mudik Lokal

2 min read

Jakarta –

Pemprov DKI Jakarta memastikan pihaknya melarang warga melakukan mudik dalam bentuk apapun termasuk mudik lokal. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga Ibu Kota tetap berada di rumah selama larangan mudik 6-17 Mei.

“Bagi kita yang memahami dan mengerti, kita minta semua masyarakat untuk mengurungkan niat mudik lokal, mudik antarprovinsi atau berpergian,” kata kata Riza di akun instagramnya @arizapatria yang dilihat, Minggu (9/5/2021).

Politikus Gerindra itu mewanti-wanti agar warga mengurangi aktivitas di luar, termasuk berpergian selama Lebaran. Sebab, dia menyoroti Jakarta memiliki potensi penularan COVID-19 karena tingkat mobilitas warganya tinggi.

“Untuk itu tempat yang terbaik sekali lagi di Jakarta, mudik antarprovinsi, mudik antarkota sekalipun ditiadakan kami minta masyarakat mengurangi berbagai aktivitas dan kegiatan,” tegasnya.

Selain mudik, Riza juga meminta warga mengurangi aktivitas berbelanja maupun berkunjung ke tempat wisata. Menurutnya, tempat teraman adalah berada di rumah.

“Justru jika kita ingin selamat, bebas ketika ada potensi peningkatan mobilitas, ada potensi peningkatan interaksi seperti menjelang hari raya karena banyak orang yang belanja? banyak orang ingin mudik dan lain-lain justru kita mengukur kalau kita ingin aman kita di rumah. Semakin banyak potensi mobilitas berarti potensi penyebaran tinggi,” ujarnya.

“Namun kegiatan selain mudik di suatu wilayah kabupaten/kota atau aglomerasi, khususnya di sektor-sektor esensial, akan tetap beroperasi tanpa penyekatan apa pun, demi melancarkan kegiatan sosial-ekonomi daerah,” ujar juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers, Kamis (6/5/2021).Sebelumnya diberitakan, pemerintah mengumumkan mudik lokal di kawasan aglomerasi dilarang. Kegiatan nonmudik di kawasan tersebut tetap beroperasi tanpa penyekatan.

Wiku meminta masyarakat memahami kebijakan pelarangan mudik yang telah disosialisasi sebelumnya. Secara tegas, lanjut Wiku, pemerintah melarang kegiatan mudik Lebaran, apa pun bentuknya, baik lintas provinsi maupun dalam satu wilayah kabupaten/kota aglomerasi.

Baca juga !